Mengabdi untuk Kemanusiaan: PTBMMKI Gelar Munas dan Jambore Nasional 2025

Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kegawatdaruratan medis dan kemanusiaan. Pada tahun 2025, PTBMMKI akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) XXIII dan Jambore Nasional (JAMNAS) XXIX dengan tuan rumah Tim Bantuan Medis (TBM) CHRESTOTES Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH).
Kegiatan ini mengangkat tema yang sarat makna, "Primum in Novissimo de" (First in, Last out), yang merefleksikan peran krusial anggota TBM sebagai garda terdepan dalam setiap kondisi darurat, baik bencana alam maupun situasi kemanusiaan lainnya.
Rangkaian acara akan dimulai dengan Pra-Musyawarah Nasional secara daring pada 19 Juli 2025. Selanjutnya, seluruh delegasi akan berkumpul secara langsung di FK UPH untuk serangkaian acara utama:
25 Juli 2025: Opening Ceremony yang menandai dimulainya rangkaian acara.
25–27 Juli 2025: Musyawarah Nasional (MUNAS), di mana para delegasi akan membahas isu-isu strategis dan menentukan arah organisasi PTBMMKI ke depan.
27 Juli 2025: Closing Ceremony yang akan menutup rangkaian MUNAS secara resmi.
Setelah MUNAS, kegiatan akan dilanjutkan dengan Jambore Nasional XXIX yang kali ini mengusung tema khusus "Water Rescue." Tema ini dipilih untuk membekali para anggota TBM dengan pengetahuan dan keterampilan penanganan keadaan darurat di perairan, sebuah kemampuan yang sangat relevan mengingat kondisi geografis Indonesia.
Berikut adalah nama-nama delegasi yang hadir dalam acara tersebut:
Bresly Wenardo (Ketua Umum TBM ATLAS 2024/2025)
Aditya Roberto Ignasius Simanjorang (Staf Ahli 1 PB BPP PTBMMKI 2024/2025)
Kalista Aska Susilo (Staf PB BPP PTBMMKI 2024/2025)
Clara Malisakka Senobua (Staf Humas BPW 2 PTBMMKI 2024/2025)
Elvira Dwi Vyolentina (Anggota TBM ATLAS 2024/2025)
Tujuan utama dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah mempererat tali solidaritas di antara anggota TBM dari berbagai universitas, sekaligus meningkatkan kapasitas dan keterampilan mereka dalam bidang medis dan penanganan bencana. Dengan semangat pengabdian yang tinggi, diharapkan para anggota TBM dapat terus menjadi pilar penting dalam membantu masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi krisis.



Comments